Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia Resmi Daftarkan Diri Ke Kementerian Hukum dan HAM RI

    Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia Resmi Daftarkan Diri Ke Kementerian Hukum dan HAM RI
    Silaturahmi dan temu kadang Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia di Ponorogo. (Foto : Muh Nurcholis)

    PONOROGO - Satu lagi organisasi profesi jurnalis kembali muncul.  Kali ini para jurnalis yang berlatarbelakang dari organisasi pencak silat terbesar di dunia,   Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun mengukuhkan diri. 

    Setelah deklarasi Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia di Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Madiun beberapa waktu lalu, akhirnya secara resmi mendaftarkan diri ke Kementerian Hukum dan HAM RI. 

    Bersamaan silaturahmi dan temu kadang Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia di Kota Lama, Kelurahan Patihan Wetan, Kecamatan Babadan,   Kabupaten Ponorogo,   Jatim,   Kamis (31/3/2022) para jurnalis yang tergabung dalam Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia melakukan penandatanganan akte notaris untuk menjadi salah satu persyaratan pendaftaran secara sah ke Kemenkumham RI. Acara juga dihadiri Humas PSHT Pusat Madiun. 

    Ketua Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia, Mas Agus Cahyono mengajak dulur-dulur anggota Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia untuk menjaga persaudaraan dan kekompakkan.  "Semoga dengan terbentuknya Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia ini dapat membantu dan bermanfaat khususnya bagi warga SH Terate dan masyarakat pada umumnya, " papar Mas Agus Cahyono.

    Lebih lanjut,   dia menyampaikan bahwa tujuan dari Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia untuk memberitakan fakta sesungguhnya di lapangan.  "Agar tidak ada kesimpangsiuran dalam pemberitaan sebagai jurnalis yang profesional dan bermartabat, " tandasnya dihadapan para jurnalis Terate dari Ponorogo, Madiun,   Magetan,   Nganjuk,   Ngawi dan Bojonegoro. 

    Pihaknya juga berharap setelah Lebaran Hari Raya Idul Fitri diagendakan pertemuan keluarga besar Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia di Kabupaten Nganjuk.  "Selain SK dari Kemenkumham RI nantinya kepengurusan segera menerbitkan Kartu Tanda Anggota atau KTA,   sehingga keberadaan jurnalis Terate Indonesia bener-bener jelas legalitasnya, " terangnya. (Muh Nurcholis) 

    PSHT Madiun Ponorogo Perkumpulan Jurnalis Terate Indonesia
    Muh. Nurcholis

    Muh. Nurcholis

    Artikel Sebelumnya

    Dorong Transformasi Ekonomi, Polri Pastikan...

    Artikel Berikutnya

    Kemnaker Launching Buku Panduan dan Perlindungan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 333

    Postingan Tahun ini: 1351

    Registered: May 24, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 326

    Postingan Tahun ini: 2056

    Registered: Jul 16, 2020

    Basory W

    Basory W

    Postingan Bulan ini: 188

    Postingan Tahun ini: 613

    Registered: Oct 11, 2021

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 178

    Postingan Tahun ini: 283

    Registered: Mar 10, 2022

    Profle

    Agus Mulya verified

    Simpatisan SS-AK Kecewa, Jalan Lintas Doidoi ke  Bulobulo dan Gattareng Rusak Parah
    Napi Teroris Kembali Sadar dan Rujuk Pada NKRI
    CPNS 2021 Lapas Pasir Putih NK Ikuti Pelatihan Dasar melalui Aplikasi Massive Open Online Course
    Pansus DPRD Kabupaten Dogiyai  Tanggapi Pernyataan Kapolda Papua

    Follow Us

    Recommended Posts

    Berbaur Dengan Warga, Babinsa Gedong Karya Bakti Bersihkan Lingkungan
    Pertemuan Raya PS-GMKI Bitung, Maurits Berharap Ini
    Kuansing Dijadikan Lokus Percepatan Penurunan Stunting, Rembuk Stunting di Riau, 
    Pelaku Pencurian di Gudang PT. MISP Berhasil Ditangkap Unit Reskrim Polsek Gunungsari
    Wakil Ketua DPRD Pangandaran Sosialisasikan Perda Baru No 6 Tahun 2022